Crayon Shin-chan adalah serial manga dan anime karya Yoshito Usai. Tokoh
utamanya adalah seorang bocah berusia lima tahun, ia murid taman kanak-kanak yang sering membuat ulah, dan membuat
repot semua orang di sekitarnya.
Crayon
Shin-chan pertama muncul pada tahun 1990 secara mingguan di majalah weekly manga action yang diterbitkan oleh futhabasha. Crayon Shin-chan mulai
ditayangkan oleh Tv Ashi pada 13
April 1992. Di Indonesia, komik
Shin-chan diterbitkan oleh Indonesia
Pasific (sebelumnya pernah pula
diterbitkan Rajawali Grafiti dengan judul Crayon). Anime Crayon Shin-chan
di Indonesia pernah ditayangkan oleh stasiun televisi Trans7 dan saat ini ditayangkan oleh Rcti setiap
hari Minggu pukul 07.30 Wib.
Shin-chan adalah tokoh utama serial ini, seorang murid TK berusia 5
tahun yang gemar menirukan tingkah laku orang dewasa, menyukai berbagai serial
anak-anak di televisi, serta sering merayu wanita dewasa yang cantik. Ia juga
dapat merepotkan orang-orang di sekitarnya, ia juga sering membuat ulah.
Hal nakal itulah yang membuat Misae Nahara selalu
memarahi Shin-chan. Misae Nohara adalah ibu Shin-chan. Ia adalah seorang ibu
rumah tangga yang sering dibuat jengkel karena kenakalan Shin-chan. Hukuman
yang biasanya ia berikan adalah pukulan, jitakan, atau Cubitan.
Meskipun begitu, ia tetap mencintai anaknya. Misae sangat suka dengan diskon, brosur,
dan perhiasan.
Hiroshi Nohara adalah ayah Sinchan. Ia adalah seorang pegawai dan kepala
keluarga Hiroshi yang takut dan tunduk kepada istrinya, Misae. Ia kesal sekali
pada Shinchan apabila membuat ulah. Hiroshi Nohara ini berumur 35 tahun.
Himawari Nohara adalah adik Shin-chan. Mirip dengan
kakaknya, Himawari sangat suka melihat lelaki tampan. Anak ini juga sangat
senang dengan perhiasan, dan semua benda-benda yang berkilau (walaupun itu
kecoa). Kata 'Himawari', dalam bahasa jepang berarti bunga matahari.
Shiro adalah anjing Shin-chan. Ia memiliki bulu berwarna putih dan
dapat menggulung diri seperti bola salju. Anjing ini sangat cerdas. Anjing ini
dipungut oleh keluarga Nohara karena dibuang oleh pemiliknya.
Humor dalam seri ini berasal dari tingkah laku Shin-chan
yang janggal. Misalnya ia sering meledek ibunya bila disuruh merapikan
mainannya. Seperti ayahnya, Shin-chan juga suka melihat wanita cantik dan
sering merayu mereka.

0 komentar:
Posting Komentar